Peristiwa Doa Rosario
So, aku buat ini buat aku sendiri wkwkwk 😄
Soalnya sering nyari di mesin pencarian, jadi mikir — kenapa nggak aku buat di blogku aja ya,
biar kalau butuh tinggal mampir wkwkwk.
Aku share juga siapa tahu bisa bermanfaat buat kamu! 🙂
Di sini kamu bisa membaca Peristiwa Mulia, Peristiwa Sedih, Peristiwa Terang, dan Peristiwa Gembira.
Semoga kamu semakin semangat berdoa Rosario ya!
GBU!!! 💖
Peristiwa Mulia (Setiap Hari Rabu dan Minggu)
Peristiwa Mulia 1 : Yesus Bangkit dari Antara Orang Mati
P : Malaikat itu berkata:
“Janganlah kamu takut, sebab aku tahu kamu mencari Yesus yang disalibkan itu.
Ia tidak di sini, sebab Ia telah bangkit, sama seperti yang telah dikatakan-Nya.”
(Mat 28:5–6)
P + U :
Bapa, mampukanlah kami melanjutkan misi Putra-Mu yaitu memberitakan Injil kepada semua orang
agar kerajaan-Mu menjadi nyata di bumi ini.
Peristiwa Mulia 2 : Yesus Naik ke Surga
P : Sesudah Ia mengatakan demikian, Ia diangkat ke surga disaksikan oleh mereka,
dan awan menutup-Nya dari pandangan mereka.
“Hai orang Galilea, mengapa kamu berdiri melihat ke langit?
Yesus ini yang diangkat ke surga meninggalkan kamu,
akan kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke surga.”
(Kis 1:9–11)
P + U :
Bapa, Engkau tumpuan hidup dan harapan kami.
Tanamkanlah dalam diri kami keyakinan bahwa Engkau menyertai kami selalu hingga akhir zaman.
Peristiwa Mulia 3 : Roh Kudus Turun atas Para Rasul
P : Tiba-tiba terdengarlah bunyi dari langit seperti tiupan angin keras
yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk...
Lalu mereka semua dipenuhi Roh Kudus dan mulai berbicara dalam bahasa lain,
seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk dikatakan.
(Kis 2:2, 4)
P + U :
Bapa, semoga Roh Kudus-Mu membimbing hidup kami dalam kasih dan kebenaran-Mu,
serta menjadikan kami layak di hadapan-Mu.
Peristiwa Mulia 4 : Maria Diangkat ke Surga
P : Jikalau kita percaya bahwa Yesus telah mati dan telah bangkit,
maka kita percaya juga bahwa dengan perantaraan Yesus,
Allah akan mengumpulkan bersama-sama dengan Dia mereka yang telah meninggal.
Sesudah itu kita yang hidup, yang masih tinggal,
akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa.
Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan.
(1 Tes 4:14, 17)
P + U :
Bapa, berilah kami iman yang hidup, dan jadikanlah kami saksi-Mu di hadapan sesama kami.
Peristiwa Mulia 5 : Maria Dimahkotai di Surga
P : Tampaklah suatu tanda besar di langit:
seorang perempuan berselubungkan matahari,
dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya.
(Why 12:1)
P + U :
Bapa, satu-satunya sumber kasih sejati,
kobarkanlah dalam diri kami semangat kasih-Mu kepada Bunda Putra-Mu,
sebab kami memandangnya sebagai teladan pengikut Yesus.
Peristiwa Sedih (Setiap Hari Selasa dan Jumat)
Peristiwa Sedih 1 : Yesus Berdoa kepada Bapa-Nya di Surga dalam Sakratul Maut
P : “Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau berkenan, ambillah cawan ini dari hadapan-Ku,
tetapi janganlah menurut kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mu yang terjadi.”
(Mat 26:39)
P + U :
Bapa, ajarilah kami selalu mengikuti kehendak-Mu pada saat kami dicobai.
Engkau pasti menyertai kami sebagai Bapa, karena Engkau sangat menyayangi kami.
Peristiwa Sedih 2 : Yesus Didera
P : “Mereka memukul kepala-Nya dengan buluh, dan meludahi-Nya dan berlutut menyembah-Nya.
Sesudah mengolok-olokkan Dia, mereka menanggalkan jubah ungu yang dipakai-Nya
dan mengenakan lagi pakaian-Nya.”
(Mrk 15:19–20a)
P + U :
Bapa, berilah kami rahmat untuk selalu mengingat sengsara-Mu,
agar kami dapat berdiri teguh dan memikul salib dengan kasih.
Peristiwa Sedih 3 : Yesus Dimahkotai Duri
P : “Mereka menganyam sebuah mahkota duri dan menaruh di atas kepala-Nya.
Kemudian mereka mulai memberi hormat kepada-Nya, katanya:
‘Salam, hai Raja orang Yahudi!’”
(Mrk 15:17–18)
P + U :
Bapa, Putra-Mu dimahkotai duri, tetapi Ia tidak pernah membenci algojonya.
Ajarilah kami mengampuni dan memberkati sesama kami.
Peristiwa Sedih 4 : Yesus Memanggul Salib-Nya ke Gunung Kalvari
P : “Sambil memikul salib-Nya, Ia pergi keluar ke tempat yang bernama Tempat Tengkorak,
yang dalam bahasa Ibrani disebut Golgota.”
(Yoh 19:16b)
P + U :
Bapa, ajarilah kami memikul salib kehidupan ini tanpa mengeluh dan dengan penuh iman,
supaya kami sungguh serupa dengan Yesus, Putra-Mu sendiri.
Peristiwa Sedih 5 : Yesus Wafat di Salib
P : Yesus berseru dengan suara nyaring:
“Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku.”
Sesudah berkata demikian Ia menyerahkan nyawa-Nya.
(Luk 23:46)
P + U :
Bapa, hadirlah dekat kami bersama Putra dan Roh-Mu pada saat kami menghadapi kematian,
dan terimalah kami dalam kerajaan kasih-Mu yang kekal.
Peristiwa Terang (Setiap Hari Kamis)
Peristiwa Terang 1 : Yesus Dibesarkan dan Dibaptis di Sungai Yordan
P : Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air,
dan pada waktu itu juga langit terbuka,
dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya.
Lalu terdengarlah suara dari surga yang mengatakan:
“Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.”
(Mat 3:16–17)
P + U :
Bapa, semoga kami meneladan Yesus yang taat kepada kehendak-Mu,
serta selalu hidup dalam rahmat pembaptisan yang telah kami terima.
Peristiwa Terang 2 : Yesus Menyatakan Diri-Nya dalam Pesta di Kana
P : Yesus berkata kepada mereka: “Isilah tempayan-tempayan itu dengan air.”
Dan mereka pun mengisinya sampai penuh.
Lalu Yesus berkata: “Cedoklah sekarang dan bawalah kepada pemimpin pesta.”
Setelah dicicipi air yang telah menjadi anggur itu, pemimpin pesta berseru:
“Engkau menyimpan anggur yang baik sampai sekarang!”
(Yoh 2:7–10)
P + U :
Bapa, ajarilah kami untuk selalu percaya kepada Putra-Mu Yesus,
sebab bersama-Nya tidak ada yang mustahil.
Peristiwa Terang 3 : Yesus Memaklumkan Kerajaan Allah dan Menyerukan Pertobatan
P : Yesus datang ke Galilea memberitakan Injil Allah, kata-Nya:
“Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat.
Bertobatlah dan percayalah kepada Injil.”
(Mrk 1:14–15)
P + U :
Bapa, bukalah hati kami agar semakin mengimani Yesus Putra-Mu
dan tekun berusaha memperbarui hidup setiap hari.
Peristiwa Terang 4 : Yesus Menampakkan Kemuliaan-Nya di Gunung Tabor
P : Yesus berubah rupa di depan mata mereka;
wajah-Nya bercahaya seperti matahari, dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang.
Lalu terdengarlah suara dari awan yang berkata:
“Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia.”
(Mat 17:2, 5)
P + U :
Bapa, semoga kami semakin mengenal kemuliaan Putra-Mu
dan semakin tekun mengikuti Dia dalam jalan salib dan kebangkitan.
Peristiwa Terang 5 : Yesus Mendirikan Sakramen Ekaristi Kudus
P : Sementara mereka makan, Yesus mengambil roti, mengucap syukur,
lalu memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada murid-murid-Nya sambil berkata:
“Ambillah, makanlah, inilah tubuh-Ku.”
Sesudah itu Ia mengambil piala, mengucap syukur,
lalu memberikannya kepada mereka dan berkata:
“Minumlah, kamu semua, dari piala ini,
sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian yang ditumpahkan bagi banyak orang
untuk pengampunan dosa.”
(Mat 26:26–28)
P + U :
Bapa, semoga kami selalu menghargai dan mencintai Ekaristi Kudus
sebagai sumber kekuatan iman kami.
Peristiwa Gembira (Setiap Hari Senin dan Sabtu)
Peristiwa Gembira 1 : Malaikat Gabriel Datang kepada Maria (Kabar Sukacita)
P : Malaikat itu berkata kepada Maria:
“Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau.”
Tetapi Maria berkata: “Sesungguhnya aku ini hamba Tuhan;
jadilah padaku menurut perkataanmu itu.”
(Luk 1:28, 38)
P + U :
Bapa, berilah kami hati yang taat dan rendah seperti Maria,
agar kami juga siap melaksanakan kehendak-Mu dalam hidup kami.
Peristiwa Gembira 2 : Maria Mengunjungi Elisabet
P : Ketika Elisabet mendengar salam Maria, melonjaklah anak yang di dalam rahimnya,
dan Elisabet pun penuh dengan Roh Kudus.
Lalu berseru dengan suara nyaring:
“Diberkatilah engkau di antara semua wanita,
dan diberkatilah buah rahimmu.”
(Luk 1:41–42)
P + U :
Bapa, ajarilah kami untuk membawa sukacita dan berkat kepada sesama
melalui kehadiran kami yang tulus dan penuh kasih.
Peristiwa Gembira 3 : Yesus Dilahirkan di Betlehem
P : Maria melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung,
lalu dibungkusnya dengan kain lampin dan dibaringkannya di dalam palungan,
karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan.
(Luk 2:7)
P + U :
Bapa, semoga kami menerima Putra-Mu dengan hati yang sederhana dan penuh kasih,
seperti para gembala yang menyambut kelahiran-Nya dengan sukacita.
Peristiwa Gembira 4 : Yesus Dipersembahkan di Bait Allah
P : Mereka membawa-Nya ke Yerusalem untuk menyerahkan-Nya kepada Tuhan,
seperti ada tertulis dalam hukum Tuhan:
“Semua anak laki-laki sulung harus dikuduskan bagi Allah.”
(Luk 2:22–23)
P + U :
Bapa, semoga kami hidup suci dan berkenan kepada-Mu,
menyerahkan seluruh hidup kami ke dalam tangan-Mu
seperti Yesus yang dipersembahkan di Bait Suci.
Peristiwa Gembira 5 : Yesus Ditemukan Kembali di Bait Allah
P : Sesudah tiga hari mereka menemukan Dia di dalam Bait Allah;
Ia sedang duduk di tengah-tengah alim ulama,
mendengarkan mereka dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada mereka.
(Luk 2:46)
P + U :
Bapa, berilah kami hati yang selalu rindu akan kebenaran-Mu,
dan semoga kami menemukan Yesus dalam setiap langkah hidup kami.
Sekian, Hari Ini Hari Senin, 13 Oktober 2025. Doaku Semoga yang baca Blog ini Rame, karena itu tandanya banyak yang terbantu :). Bye!
Komentar
Posting Komentar